Waspada! Berbagai Akibat Penyakit Amandel yang Perlu Anda Ketahui

Amandel Meradang

Ilustrasi: Peradangan pada kelenjar amandel.

Penyakit amandel, atau tonsilitis, adalah kondisi umum yang seringkali dianggap remeh, terutama pada anak-anak. Amandel sendiri adalah dua gumpalan jaringan limfoid yang terletak di kedua sisi tenggorokan, berfungsi sebagai garis pertahanan pertama tubuh terhadap infeksi. Namun, ketika amandel terlalu sering terpapar virus atau bakteri, mereka bisa meradang, membengkak, dan menimbulkan serangkaian komplikasi yang mengganggu kualitas hidup.

Dampak Langsung dari Peradangan Amandel

Gejala awal tonsilitis seringkali berupa sakit tenggorokan parah dan kesulitan menelan (odinofagia). Akan tetapi, akibat yang timbul bisa jauh lebih luas. Pembengkakan yang ekstrem dapat menyebabkan penyumbatan fisik di saluran napas bagian atas.

Salah satu akibat paling nyata adalah gangguan pernapasan. Ketika amandel membengkak parah, mereka dapat menyumbat sebagian saluran udara. Hal ini sering memicu kondisi yang disebut sleep apnea obstruktif, di mana penderita mengalami henti napas sementara saat tidur. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan kelelahan kronis di siang hari, tetapi juga memberi beban ekstra pada jantung.

Komplikasi Jangka Panjang yang Serius

Jika infeksi amandel berulang atau tidak ditangani dengan baik, bakteri penyebabnya berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain, memicu komplikasi sistemik yang serius. Komplikasi ini sering terjadi sebagai respons autoimun tubuh terhadap infeksi yang persisten.

1. Demam Rematik

Demam rematik adalah salah satu komplikasi paling ditakuti dari infeksi amandel yang disebabkan oleh bakteri streptokokus Grup A yang tidak diobati tuntas. Kondisi ini menyebabkan peradangan pada jantung (karditis rematik), persendian, otak, dan kulit. Kerusakan pada katup jantung akibat demam rematik bisa permanen dan memerlukan intervensi medis jangka panjang.

2. Glomerulonefritis Pasca-Streptokokus

Mirip dengan demam rematik, infeksi streptokokus yang tidak tertangani dapat menyerang ginjal. Glomerulonefritis adalah peradangan pada unit penyaringan kecil di ginjal (glomerulus). Akibatnya, fungsi ginjal menurun, yang bisa ditandai dengan munculnya darah atau protein dalam urin, serta peningkatan tekanan darah.

Gangguan Kualitas Hidup Sehari-hari

Selain komplikasi fisik, amandel yang kronis juga menggerogoti kenyamanan hidup sehari-hari. Berikut adalah beberapa dampak yang sering dirasakan:

Kapan Harus Mempertimbangkan Tindakan Operasi?

Jika amandel menyebabkan episode infeksi lebih dari 5 hingga 7 kali dalam setahun, atau jika pembengkakan secara signifikan mengganggu pernapasan dan menelan, dokter mungkin merekomendasikan tonsilektomi (operasi pengangkatan amandel). Keputusan ini diambil untuk mencegah dampak jangka panjang dan mengembalikan kualitas hidup pasien. Pencegahan primer melalui kebersihan mulut dan pengobatan antibiotik yang tepat pada tahap awal infeksi sangat penting untuk menghindari seluruh rangkaian akibat penyakit amandel ini.

🏠 Homepage